Rayakan Hari Kemerdekaan 17 Agustus dengan Aksi Go Green yang Berkelanjutan

PT. Mitra Rekayasa Keberlanjutan – ESG adalah singkatan dari Environmental, Social, dan Governance, yang merupakan standar atau kerangka kerja yang digunakan perusahaan untuk mengintegrasikan prinsip keberlanjutan dalam aktivitas bisnisnya. Tiga aspek utama ESG meliputi lingkungan, sosial, dan tata kelola. Nilai-nilai ESG dapat diterapkan dalam perayaan Hari Kemerdekaan Indonesia, 17 Agustus, dimulai dari aspek lingkungan. Merayakan kemerdekaan dengan menjaga lingkungan sekitar merupakan bentuk cinta tanah air yang berkelanjutan.

Contohnya adalah melakukan kegiatan penghijauan, pengurangan penggunaan plastik sekali pakai, serta mendukung penggunaan energi bersih. Upaya tersebut mencerminkan kesadaran akan pentingnya pelestarian lingkungan untuk generasi mendatang yang merdeka dari kerusakan alam. Dalam aspek sosial, penerapan ESG mengajak masyarakat untuk memupuk rasa kebersamaan, keadilan, dan inklusivitas selama perayaan.

Hal ini bisa diwujudkan dengan melibatkan berbagai kelompok masyarakat dalam kegiatan kemerdekaan, menerapkan gotong royong, serta memperkuat kepedulian sosial. Hari Kemerdekaan tidak hanya menjadi momen simbolik, melainkan juga mempererat persatuan dan keadilan sosial. Aspek tata kelola dalam ESG mendorong transparansi dan keadilan dalam penyelenggaraan acara kemerdekaan.

Sikap bertanggung jawab serta integritas di semua tingkatan menjadi cermin tata kelola yang baik dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Nilai governance memperkuat semangat kemerdekaan yang bersih, adil, dan berkelanjutan yang juga penting bagi kemajuan bangsa.

Aksi Go Green sebagai Bagian dari Environmental Responsibility

Aksi Go Green 17 Agustus

Sumber: bali express

Aksi Go Green sebagai bagian dari tanggung jawab lingkungan (Environmental Responsibility) di Indonesia sangat aktif dan melibatkan berbagai pihak, terutama generasi muda. Beberapa contoh aksi Go Green terbaru di tahun 2025 antara lain:

  • Teens Go Green Indonesia (TGGI) berperan penting dalam kampanye mengurangi penggunaan plastik sekali pakai melalui berbagai inovasi produk ramah lingkungan dan edukasi publik, seperti kampanye “Keren Tanpa Plastik” di kawasan wisata Ancol. Mereka juga menghadirkan produk daur ulang dan edukasi interaktif untuk mengajak masyarakat lebih sadar lingkungan.
  • Pemerintah melalui Kementerian Lingkungan Hidup menggelar Expo dan Forum Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2025 dengan tema global “Ending Plastic Pollution” dan tema nasional “#HentikanPolusiPlastik”. Acara ini mendorong kolaborasi lintas sektor untuk mengurangi polusi plastik dengan berbagai kegiatan edukatif, peluncuran kebijakan baru, dan aksi nyata seperti pelarangan plastik sekali pakai bertahap hingga 2029.
  • Perusahaan juga ikut berkontribusi, contohnya PT PLN (Persero) yang mengadakan aksi bersih sampah secara serentak di 56 lokasi di seluruh Indonesia dalam program “Zero Waste Warriors” yang melibatkan ribuan pegawai sebagai bagian dari volunteering untuk lingkungan.

 

Governance: Pentingnya Kepedulian dan Tanggung Jawab Bersama

1. Peran Pemerintah

Aksi Go Green 17 Agustus

Sumber: detiktimes

Pemerintah menjadi penggerak utama dalam mengorganisasi dan mengawasi rangkaian kegiatan nasional yang berkelanjutan dan berdampak sosial luas. Melalui instansi terkait, pemerintah menetapkan tema, agenda, serta standar pelaksanaan yang mencerminkan semangat gotong royong, inklusivitas, dan keberlanjutan. Contohnya adalah peluncuran agenda Bulan Kemerdekaan yang meliputi Doa Kebangsaan, Ziarah Nasional, dan upacara kenegaraan dengan penyelenggaraan yang khidmat dan penuh suka cita. Pemerintah juga menyediakan platform pendaftaran online untuk keikutsertaan masyarakat dalam upacara di Istana Negara, sehingga pelaksanaan menjadi transparan dan terorganisir.

2. Peran Organisasi

Aksi Go Green 17 Agustus

Sumber: lindungihutan

Organisasi, baik dari sektor swasta maupun lembaga masyarakat, mengambil bagian aktif dalam melaksanakan program-program yang mendukung keberlanjutan. Misalnya, organisasi kepemudaan dan komunitas lingkungan dapat mengorganisir aksi Go Green atau kegiatan penghijauan yang sejalan dengan prinsip Environmental Responsibility. Organisasi juga membantu implementasi aspek sosial dengan memastikan keterlibatan komunitas yang inklusif dan memperkuat nilai-nilai gotong royong dalam berbagai event.

Baca Juga : Menghidupkan Nilai ESG dalam Kehidupan Sehari-hari

3. Peran Komunitas

Aksi Go Green 17 Agustus

Sumber: RRI

Komunitas lokal merupakan ujung tombak pelaksanaan nilai-nilai berkelanjutan di tingkat akar rumput saat perayaan kemerdekaan. Mereka terlibat langsung dalam menyelenggarakan kegiatan seperti lomba tradisional, gotong royong membersihkan lingkungan, serta mendukung penyediaan konsumsi dan hiburan yang berkelanjutan bagi masyarakat. Komunitas juga berperan sebagai pengawas pelaksanaan kegiatan agar tetap berjalan sesuai dengan prinsip keberlanjutan, termasuk menjaga kebersihan lingkungan dan meminimalisasi dampak negatif selama perayaan berlangsung.

Manfaat Jangka Panjang dari Merayakan dengan Aksi Go Green

Aksi Go Green 17 Agustus

Sumber: desa ringdikit

Sebagai simbol kedaulatan dan kemerdekaan bangsa, 17 Agustus bukan hanya momen memperingati bebasnya Indonesia dari penjajahan, tetapi juga waktu untuk menegaskan komitmen menjaga keberlanjutan tanah air. Aksi Go Green mencerminkan tanggung jawab ekologis bangsa untuk menjaga kebebasan dari ancaman kerusakan lingkungan dan perubahan iklim yang dapat mengancam masa depan generasi mendatang. Dengan melaksanakan kegiatan seperti pengurangan penggunaan plastik, penghijauan, dan penggunaan energi bersih saat perayaan kemerdekaan, masyarakat menunjukkan cinta tanah air yang nyata dalam bentuk pelestarian alam. Hal ini sejalan dengan nilai kedaulatan lingkungan yang merupakan bagian dari semangat kemerdekaan yang luas, di mana rakyat Indonesia berjuang untuk merdeka juga dalam mengelola sumber daya alam secara berkelanjutan.

 

Referensi

Pusat Krisis Kesehatan Kementerian Kesehatan RI. (2025). Dirgahayu Republik Indonesia ke 80.

Teens Go Green. (2025). Teens Go Green Indonesia Hadirkan Energi Muda di Pameran Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2025.

Chandra Asri. (2021). Penerapan ESG di Indonesia dan Regulasi Pendukung.

Kementerian Keuangan Republik Indonesia. (2021). Implementasi Prinsip ESG untuk Pembangunan Berkelanjutan.

Bank Mandiri. (2021). Penerapan ESG dan Regulasi di Indonesia: POJK 51/2017 tentang Laporan Keberlanjutan.

Author

Similar Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *